Sabtu, 24 Desember 2011

Teriak dalam Kebisuan..

Aku mulai mendekati titik jenuhku, di mana aku udah bosan dengan apa yang aku lakukan sekarang. Aku gak tau, harus gimana mengusir kebosanan ini. Masih belum menemukan bagaimana untuk melewati keseharian dengan ikhlas.

HIDUP SEGAN MATI TAK MAU

Betewe lagi libur kuliah nih, ini membuat kejenuhan aku makin meradang. Setiap hari ini-ini aja yang temui dan yang bisa aku lakukan, terkadang aku muak, dan ingin berteriak tapi kayaknya aku harus mengontrol sikap aku. Tapi apa daya aku hanya bisa terima ini dengan sedikit senyum alah kuda mabok.


Di saat mereka melepaskan rindu dengan keluarga, aku di sini menahan gondok tiga kilo karena hanya bisa membusuk di sebuah tempat TRAGIS ini. Tapi aku harus tetap jalani, semoga indah pada waktunya.
Selama aku kuliah jauh di sana, dua orang keluarga terdekatku pergi untuk selamanya menuju surga, mereka adalah malaikat kecilku yaitu adik bungsu aku, dan adik ayahku. Aku sama sekali tak percaya hal itu ketika kabar duka itu sampai di telingaku.

Yang bisa aku lakukan hanya duduk diam menantap langit, dan bertanya kenapa di saat aku jauh mengapa engkau mengambilnya. Namun tidak ada jawaban yang aku dapatkan. Tapi yang pasti aku seharusnya bisa menerima hal sudah di atur oleh Nya.

Mungkin ini memang yang terbaik, harusku menerima itu...

baidewei tahun baru udah deket nih tapi kayaknya bisa di tebak aku akan membusuk dan belatungan di sekujur tubuh di kamar di temani cewekku (laptop, PS, dan hape). Disaat orang pesta kembang api, aku maen laptop, di saat orang bersuka ria aku maen PS, menyedihkan banget kan. Seorang anak manusia yang bernasib buruk, seburuk rupanya walaupun tampang aku gak ancur-ancur amat, kan tampang amat lebih ancur (gak jelas).

Ya udah lah tunggu aja bagaimana cerita malam tahun baru aku nanti apa akan ada perubahan, atau malah lebih buruk, seburuk tampang si amat, maap ya kalo ada yang namanya amat, peace mas broo.

Salam Kribooo Unyuunyu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar